Selamat Hari Natal bagi yang merayakan =)
Cepat sekali waktu berlalu, tidak terasa sekarang kita sudah berada di penghujung tahun. Rasanya banyak sekali hal-hal yang belum (tapi ingin) saya lakukan. Alasannya sederhana, tidak cukup waktu (masa iya?), rasa malas dan sikap suka menunda-nunda. Dari hal-hal kecil lalu menumpuk menjadi hal-hal besar. Karena ketika semuanya tertunda, pada satu saat bersamaan akhirnya saya harus menyelesaikan semuanya sekaligus. Ada juga yang akhirnya malah tidak terlaksana.
Natal tahun ini terasa agak berbeda bagi saya. Sedikit sendu, karena saya harus melewati malam Natal sendirian. Padahal, damai dan sukacita Natal yang sesungguhnya berasal dari Dia-alasan kita merayakan Natal. Tapi mungkin karena jauh-jauh hari sebelumnya saya sudah sibuk memikirkan dengan siapa saya akan melewati momen Natal dan menanamkan prinsip bahwa sangat menyedihkan kalau harus merayakan Natal sendirian, jadi ketika Natal tiba saya benar-benar merasa sendu yang tidak perlu.
Satu perayaan sudah lewat, tinggal menghitung hari menunggu pergantian tahun. Minggu depan adalah tahun depan. Semoga masing-masing dari kita dapat merefleksikan hari-hari yang telah terlewati di tahun ini, sebagai bekal untuk menyambut tahun yang baru, dengan penuh damai dan sukacita yang baru tentunya :)