Labels

August 25, 2014

Bertanya

Beberapa hari yang lalu kantor kami kedatangan tamu, dan supir kantor berkesempatan mengantarnya ke bandara. Keesokan harinya, si supir mengatakan kepada saya bahwa si tamu sangat baik. Saya mengiyakan sebelum si supir menyambung kalimatnya, "Dia kasih tip lebih besar dibanding tamu-tamu yang lain." 

Hm.. Menarik. Ternyata si supir menilai seseorang baik dari berapa besar tip yang dia terima. Sedangkan saya mengiyakan karena tamu tersebut berkunjung dengan ramah dan tidak menyulitkan pekerjaan saya. 

Masing-masing dari kami punya standar penilaian tersendiri, yang tentunya berdasarkan apa yang paling menguntungkan bagi kami. Jujur saya sempat berpikir "ngga banget" saat mendengar alasan si supir. Tapi kemudian saya lanjut berpikir, bagaimana dengan saya sendiri?