Menyayangi membuatku kehilangan rasa sayang yang sesungguhnya.
Memutuskan membuatku berpikir akan penyesalan.
Menyalahkan membuatku menyangkal kenyataan.
Itu dia... Dia.
Hanya dia.. Dia.
"Seandainya" menjawab "mengapa"
"Karena" dijawab "harusnya"
Itu dia.. Dia.
Hanya dia... Dia.
Bila kemarin jalani hari ini 'tuk sambut hari esok.
Langkah yang terhenti akhirnya sampai di pelosok.
Berpaling 'tuk yakinkan diri.
Berlari hentikan mimpi.
Dia..?