Tadi pagi (atau subuh lebih tepatnya) saya menonton acara berita di televisi yang masih ramai dengan pemberitaan mengenai tragedi kecelakaan pesawat Sukhoi saat melakukan joy flight. Ada sesuatu yang menarik perhatian saya saat si anchor woman mengomentari dua orang dari tim rescue Rusia yang batal mendaki karena kelelahan saat mencapai jarak 600 meter. Inti komentarnya yaitu secara tidak langsung menyindir bahwa kemampuan mereka masih kalah dengan tim rescue lokal.
Kelihatannya si pembawa berita berjiwa nasionalis sekali ya? Saya hanya berpikir, apakah rasa cintanya kepada bangsa dan negara ini berlaku juga untuk hal-hal lain yang lebih konkret dari sekadar berkomentar? Apakah selama ini dia lebih memilih untuk membeli dan menggunakan produk lokal dibanding produk impor; berpelesir domestik menjelajahi indahnya kekayaan alam dan budaya yang dimiliki Indonesia, dan bukannya traveling ke luar negeri? Saya tidak tahu.
Maaf ya kalau pandangan saya agak skeptis dan kata-kata saya cenderung kritis. Saya hanya berpendapat bahwa memang manusiawi sekali kalau kita dengan mudahnya "omdo" omong doang / talk only, sedangkan pada kenyataannya perbuatan kita sendiri belum tentu sama dengan apa yang kita ucapkan. Saya akui saya sendiri pun sering kali seperti itu. Tapi alangkah baiknya kalau kita berusaha menahan diri untuk tidak mengatakan hal-hal yang kita tahu belum tentu dapat kita laksanakan. Bukan begitu? Begitu bukan? :)