Konsernya diadakan malam hari di sebuah mal kelas atas di Jakarta. Saat menunggu jemputan di lobi, terlihat beragam macam orang-orang yang hadir.
Yang paling saya ingat adalah bapak-bapak yang berdiri di sebelah saya. Dia menunggu mobil jemputan cukup lama. Di depan lobi saya lihat tiga pria berpakaian batik menggunakan HT. Salah satunya menenteng jas dan goody bag si bapak. Setelah sekian lama menunggu, akhirnya mobilnya datang.
Kemudian ada seorang ibu (satu-satunya yang saya lihat) dijemput menggunakan motor.
Ada lagi sekelompok ibu-ibu arisan dengan dandanan medok.
Sepasang anak muda yang menunggu cukup lama tapi masih bersabar. Sepanjang penantian, mereka mengobrol dengan mesranya dan penuh senyum.
"Di atas langit masih ada langit," begitu nasehat teman saya beberapa tahun lalu yang tidak pernah saya lupakan. Benar. Di atas langit masih ada langit. Banyak hal di dunia yang saya tidak ketahui. Banyak kehidupan di luar sana yang mungkin membayangkan saja saya tidak pernah.
Tiap-tiap orang berjalan pada jalur kehidupan mereka masing-masing. Suatu ungkapan dalam bahasa Inggirs mengatakan: "The more I learn, the more I realize how little I know."
Belajar dalam bidang akademis mendapatkan tingkatan gelar dan kelulusan, dari SD sampai S3. Belajar dalam hidup mendapatkan gelar kehidupan, yang tidak ada batasnya, yang dinilai saat kita meninggalkan hidup ini.