Labels

November 12, 2013

Sesaat Bicara

Minggu lalu ketika saya bertemu seorang teman untuk mendengarkan curahan hatinya, saya mendapatkan pelajaran berharga.

Semua orang punya pemikiran dan pendapat sendiri. Semua orang ingin dihargai. Mengapa saya bilang begitu? Ceritanya, si teman mengajak saya bertemu memang dengan niat untuk curhat. Sayangnya, ketika (mungkin) yang dia harapkan hanya untuk didengar, saya menanggapi dengan nasehat-nasehat saya yang sok bijaksana. Alhasil, dia sukses membuat saya galau karena nasehat saya justru dijawab dengan kalimat yang cukup menusuk. Kami pun memutuskan untuk berpisah dan pulang ke rumah masing-masing. Atau lebih tepatnya, saya langsung mengajak pulang dengan bahasa tubuh saya.

Niat saya tidak buruk. Saya tahu dia pun tidak sengaja bermaksud buruk. Tapi ketika emosi sudah berbicara, hanya diam yang bisa menjawab. Saat ini pun apabila dia membaca tulisan ini, saya yakin dia akan tersinggung dan marah. Saya tidak menyalahkan sifatnya yang keras. Justu kami bisa berteman selama bertahun-tahun (menurut saya) karena karakter kami sedikit banyak mirip. Tapi, apakah hubungan manusia hanya sebatas hubungan yang menguntungkan saja..?