Labels

October 2, 2012

Ironi Bagiku

Beberapa hari yang lalu saat saya sedang mendengarkan siaran radio di pagi hari, si penyiar (entah menyindir atau memuji) menyatakan kesalutannya terhadap pemerintah karena baru-baru ini Indonesia mendapat predikat "Pertumbuhan Orang Kaya Tertinggi Se-Asia". Wow.

Di hari yang sama, malam harinya saat sedang menunggu kakak saya mengisi bensin motornya di salah satu SPBU di Jakarta, saya melihat suatu pemandangan yang menarik perhatian saya. Persis di pojokan arah ke luar dari SPBU tersebut, ada seorang gelandangan bertubuh dekil sedang duduk membungkuk di atas batu. Mata saya tidak bisa lepas dari gelandangan itu. Walaupun melihat dari jarak yang tidak dekat, terlihat jelas warna tubuhnya yang pucat. Sesekali dia mengangkat tubuhnya, menampilkan wajahnya yang tersenyum sendiri tanpa alasan yang jelas. Masih muda. Terlalu muda untuk menjadi salah satu dari sekian banyak "orang stres" di jalanan Ibu Kota.

Saya langsung teringat siaran radio yang saya dengar paginya, Pertumbuhan Orang Kaya di Indonesia Tertinggi Se-Asia. Ironis. Sangat ironis (bagi saya). Tapi apa benar hanya pemerintah yang turut andil dalam hal tersebut? Apakah kita sebagai individu tidak bisa berperan sekecil apa pun?